"Artikel ini aku copy bulat-bulat. Aku tak pasti siapa penulisnya. Mohon dihalalkan." Tanya: Assalamualaikum ustaz, “Bagaimana tata cara solat di dalam kereta terutama dalam tata cara menghadap kiblat dan berdirinya, apakah kita wajib berdiri atau tidak? (Arif R.H) Jawab: Wa'alaikumsalamwarahmatullah wabarakatuhu. Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin, washshalaatu wassalaamu 'alaa rasulillaah khairil anbiyaa'I wal mursaliin wa 'alaa 'aalihii wa shahbihii ajma'iin. Amma ba'du: Menghadap qiblat termasuk syarat sahnya solat, sebagaimana firman Allah: فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ [البقرة/144] "Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya" (Al-Baqarah:144) Dan berdiri bila ...
MOHD AMIN AHMAD ajiemintebo@blogspot.com